Surah
Asy-Syams
Quran Settings
Reading Preferences
Preview
Live Arabic Reading Preview
LIVE
بِسۡمِ
Bismi
Dengan nama
ٱللَّهِ
Allah
Allah
ٱلرَّحۡمَٰنِ
Ar-Rahman
Maha Pengasih
ٱلرَّحِيمِ
Ar-Rahim
Maha Penyayang
١
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih,
Maha Penyayang
Tooltip Style
Pilih gaya tulisan Al-Quran
Font Style
Jenis font tulisan Arab
Font Size
Ukuran font Arabic
42px
Selected Reciter
Pilih qori audio Al-Quran
☪
Surah 91 •
15 Ayat
الشمس
Asy-Syams
Matahari
📖 15 Ayat
✨ Surah ke-91
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1
AYAT
1
QS 91:1
وَالشَّمْسِ وَضُحٰىهَاۖ
Demi matahari dan sinarnya pada pagi hari,
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Allah bersumpah dengan matahari dan cahayanya pada waktu duha yang sangat terang dan kontras dengan sesaat sebelumnya di mana kegelapan menutup alam ini. Kemudian Allah bersumpah dengan bulan yang bertolak belakang dengan matahari, sebab ia bukan sumber cahaya tetapi hanya menerima cahaya dari matahari.
Menurut kajian ilmiah, cahaya di pagi hari adalah yang paling lengkap kekayaan panjang gelombangnya. Oleh karena itu, cahaya matahari pagi paling baik khasiatnya bagi manusia. Matahari adalah sumber energi utama bagi manusia, sedang cahayanya terdiri dari cahaya tampak, inframerah, dan ultraviolet. Cahaya tampak memiliki tujuh spektrum yang berbeda dan masing-masing memiliki kegunaan yang berbeda bagi tubuh manusia. Adapun inframerah bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit pada otot-otot, dan ultraviolet berfungsi sebagai fitokatalis yang mempercepat perubahan pro-vitamin D yang ada pada kulit manusia menjadi vitamin D.
2
AYAT
2
QS 91:2
وَالْقَمَرِ اِذَا تَلٰىهَاۖ
demi bulan apabila mengiringinya,
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Allah bersumpah dengan matahari dan cahayanya pada waktu duha yang sangat terang dan kontras dengan sesaat sebelumnya di mana kegelapan menutup alam ini. Kemudian Allah bersumpah dengan bulan yang bertolak belakang dengan matahari, sebab ia bukan sumber cahaya tetapi hanya menerima cahaya dari matahari.
Menurut kajian ilmiah, cahaya di pagi hari adalah yang paling lengkap kekayaan panjang gelombangnya. Oleh karena itu, cahaya matahari pagi paling baik khasiatnya bagi manusia. Matahari adalah sumber energi utama bagi manusia, sedang cahayanya terdiri dari cahaya tampak, inframerah, dan ultraviolet. Cahaya tampak memiliki tujuh spektrum yang berbeda dan masing-masing memiliki kegunaan yang berbeda bagi tubuh manusia. Adapun inframerah bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit pada otot-otot, dan ultraviolet berfungsi sebagai fitokatalis yang mempercepat perubahan pro-vitamin D yang ada pada kulit manusia menjadi vitamin D.
3
AYAT
3
QS 91:3
وَالنَّهَارِ اِذَا جَلّٰىهَاۖ
demi siang apabila menampakkannya,
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Selanjutnya Allah bersumpah dengan siang dan malam. Siang menampakkan matahari, sedangkan malam menyembunyikan matahari. Dengan ini, Allah memberikan isyarat tentang sistem perputaran bulan dan bumi terhadap matahari sebagai penanda waktu bagi manusia. Perputaran bumi terhadap matahari menimbulkan sistem penanda waktu syamsiah sedang perputaran bulan terhadap bumi menimbulkan penanda waktu qomariyah. Pergerakan ketiga benda langit ini yang begitu terstruktur tersebut menunjukkan betapa kuasa Allah.
4
AYAT
4
QS 91:4
وَالَّيْلِ اِذَا يَغْشٰىهَاۖ
demi malam apabila menutupinya (gelap gulita),
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Selanjutnya Allah bersumpah dengan siang dan malam. Siang menampakkan matahari, sedangkan malam menyembunyikan matahari. Dengan ini, Allah memberikan isyarat tentang sistem perputaran bulan dan bumi terhadap matahari sebagai penanda waktu bagi manusia. Perputaran bumi terhadap matahari menimbulkan sistem penanda waktu syamsiah sedang perputaran bulan terhadap bumi menimbulkan penanda waktu qomariyah. Pergerakan ketiga benda langit ini yang begitu terstruktur tersebut menunjukkan betapa kuasa Allah.
5
AYAT
5
QS 91:5
وَالسَّمَاۤءِ وَمَا بَنٰىهَاۖ
demi langit serta pembinaannya (yang menakjubkan),
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Selanjutnya lagi, Allah bersumpah dengan langit dan bumi. Langit, yaitu kosmos beserta segala isinya, menyangga langit itu sehingga tetap berfungsi sebagai atap bumi. Dan bumi itu terhampar sehingga menyediakan potensi-potensi yang dapat dimanfaatkan manusia untuk hidup di atasnya.
6
AYAT
6
QS 91:6
وَالْاَرْضِ وَمَا طَحٰىهَاۖ
demi bumi serta penghamparannya,
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Selanjutnya lagi, Allah bersumpah dengan langit dan bumi. Langit, yaitu kosmos beserta segala isinya, menyangga langit itu sehingga tetap berfungsi sebagai atap bumi. Dan bumi itu terhampar sehingga menyediakan potensi-potensi yang dapat dimanfaatkan manusia untuk hidup di atasnya.
7
AYAT
7
QS 91:7
وَنَفْسٍ وَّمَا سَوّٰىهَاۖ
demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya,
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Terakhir, Allah bersumpah dengan diri manusia yang telah Ia ciptakan dengan kondisi fisik dan psikis yang sempurna. Setelah menciptakannya secara sempurna, Allah memasukkan ke dalam diri manusia potensi jahat dan baik.
8
AYAT
8
QS 91:8
فَاَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰىهَاۖ
maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Terakhir, Allah bersumpah dengan diri manusia yang telah Ia ciptakan dengan kondisi fisik dan psikis yang sempurna. Setelah menciptakannya secara sempurna, Allah memasukkan ke dalam diri manusia potensi jahat dan baik.
9
AYAT
9
QS 91:9
قَدْ اَفْلَحَ مَنْ زَكّٰىهَاۖ
sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu),
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Dalam ayat-ayat ini, Allah menegaskan pesan yang begitu pentingnya sehingga untuk itu Ia perlu bersumpah. Pesan itu adalah bahwa orang yang membersihkan dirinya, yaitu mengendalikan dirinya sehingga hanya mengerjakan perbuatan-perbuatan baik, akan beruntung, yaitu bahagia di dunia dan terutama di akhirat. Sedangkan orang yang mengotori dirinya, yaitu mengikuti hawa nafsunya sehingga melakukan perbuatan-perbuatan dosa, akan celaka, yaitu tidak bahagia di dunia dan di akhirat masuk neraka.
10
AYAT
10
QS 91:10
وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسّٰىهَاۗ
dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Dalam ayat-ayat ini, Allah menegaskan pesan yang begitu pentingnya sehingga untuk itu Ia perlu bersumpah. Pesan itu adalah bahwa orang yang membersihkan dirinya, yaitu mengendalikan dirinya sehingga hanya mengerjakan perbuatan-perbuatan baik, akan beruntung, yaitu bahagia di dunia dan terutama di akhirat. Sedangkan orang yang mengotori dirinya, yaitu mengikuti hawa nafsunya sehingga melakukan perbuatan-perbuatan dosa, akan celaka, yaitu tidak bahagia di dunia dan di akhirat masuk neraka.
11
AYAT
11
QS 91:11
كَذَّبَتْ ثَمُوْدُ بِطَغْوٰىهَآ ۖ
(Kaum) samud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas (zalim),
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Kaum Samud adalah umat Nabi Saleh. Mereka telah mendustakan dan mengingkari kenabian dan ajaran-ajaran yang dibawa Nabi Saleh dari Allah. Nabi Saleh diberi mukjizat oleh Allah sebagai ujian bagi kaumnya, yaitu seekor unta betina yang dijelmakan dari sebuah batu besar, untuk menandingi keahlian kaum itu yang sangat piawai dalam seni patung dari batu. Bila mereka piawai dalam seni patung sehingga patung itu terlihat bagaikan hidup, maka mukjizat Nabi Saleh adalah menjelmakan seekor unta betina yang benar-benar hidup dari sebuah batu. Akan tetapi, mereka tidak mengakuinya, dan berusaha membunuh unta itu.
12
AYAT
12
QS 91:12
اِذِ انْۢبَعَثَ اَشْقٰىهَاۖ
ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka,
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Awal kecelakaan bagi kaum Samud adalah ketika tampil seorang yang paling jahat dari mereka, yaitu Qudar bin Salif. Ia adalah seorang yang sangat berani, perkasa, dan bengis. Ia datang memprovokasi kaumnya untuk membunuh unta betina mukjizat Nabi Saleh.
13
AYAT
13
QS 91:13
فَقَالَ لَهُمْ رَسُوْلُ اللّٰهِ نَاقَةَ اللّٰهِ وَسُقْيٰهَاۗ
lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka, “(Biarkanlah) unta betina dari Allah ini dengan minumannya.”
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Nabi Saleh memperingatkan kaumnya agar tidak mengganggu unta itu. Ia memperingatkan bahwa unta itu adalah mukjizat dari Allah, dan haknya untuk memperoleh minum berselang hari dengan mereka, harus dihormati. Ia memperingatkan pula bahwa bila mereka mengganggunya, mereka akan mendapat bahaya.
14
AYAT
14
QS 91:14
فَكَذَّبُوْهُ فَعَقَرُوْهَاۖ فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُمْ بِذَنْۢبِهِمْ فَسَوّٰىهَاۖ
Namun mereka mendustakannya dan menyembelihnya, karena itu Tuhan membinasakan mereka karena dosanya, lalu diratakan-Nya (dengan tanah),
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Akan tetapi, kaumnya memandang Nabi Saleh bohong, begitu juga unta itu sebagai mukjizat, dan menganggap sepi peringatan Nabi Saleh tersebut. Unta itu mereka tangkap beramai-ramai, lalu Qudar bin Salif membunuhnya dengan cara memotong-motongnya. Akhirnya Allah meratakan negeri mereka dengan tanah, dengan mengirim petir yang menggelegar yang diiringi gempa yang dahsyat, sebagai balasan pembangkangan dan dosa-dosa mereka.
15
AYAT
15
QS 91:15
وَلَا يَخَافُ عُقْبٰهَا ࣖ
dan Dia tidak takut terhadap akibatnya.
📚
Tafsir Kemenag
Kementerian Agama RI
Allah tidak peduli bencana yang Ia timpakan kepada mereka dengan korban yang begitu besar. Hal itu karena pembangkangan mereka yang sudah sangat keterlaluan, yaitu membunuh unta betina (mukjizat) yang diturunkan-Nya kepada nabi-Nya.
Reading Mode
Asy-Syams
15 Ayat
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالشَّمْسِ وَضُحٰىهَاۖ
1
وَالْقَمَرِ اِذَا تَلٰىهَاۖ
2
وَالنَّهَارِ اِذَا جَلّٰىهَاۖ
3
وَالَّيْلِ اِذَا يَغْشٰىهَاۖ
4
وَالسَّمَاۤءِ وَمَا بَنٰىهَاۖ
5
وَالْاَرْضِ وَمَا طَحٰىهَاۖ
6
وَنَفْسٍ وَّمَا سَوّٰىهَاۖ
7
فَاَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰىهَاۖ
8
قَدْ اَفْلَحَ مَنْ زَكّٰىهَاۖ
9
وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسّٰىهَاۗ
10
كَذَّبَتْ ثَمُوْدُ بِطَغْوٰىهَآ ۖ
11
اِذِ انْۢبَعَثَ اَشْقٰىهَاۖ
12
فَقَالَ لَهُمْ رَسُوْلُ اللّٰهِ نَاقَةَ اللّٰهِ وَسُقْيٰهَاۗ
13
فَكَذَّبُوْهُ فَعَقَرُوْهَاۖ فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُمْ بِذَنْۢبِهِمْ فَسَوّٰىهَاۖ
14
وَلَا يَخَافُ عُقْبٰهَا ࣖ
15
📖
Mode baca fokus untuk tilawah yang lebih nyaman