Tafsir AI
QS Al-Mursalat : 24
AI Online
Ayat Al-Qur'an
ΩΩΩΩΩΩ ΩΩΩΩΩΩ
ΩΩΩΩΨ°Ω ΩΩΩΩΩΩ
ΩΩΩΨ°ΩΩΨ¨ΩΩΩΩΩ
Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).
π€
Kitabmu AI
Tafsir AI
### Penjelasan
Ayat ini merupakan bagian dari Surah Al-MursalΔt (Surah ke-77), ayat 49. Setelah Allah menyebutkan berbagai tanda kebesaran-Nya dan tantangan kepada manusia untuk memikirkan ciptaan-Nya, ayat ini ditutup dengan peringatan keras bahwa **"Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran)."**
Maksudnya, kecelakaan atau kerugian besar akan menimpa orang-orang yang:
- Membantah tanda-tanda kekuasaan Allah.
- Tetap dalam kekufuran meskipun sudah diberi peringatan.
- Tidak mau mengubah sikap dan karakter mereka.
- Mengingkari hari kebangkitan dan hari pembalasan.
Hari yang dimaksud adalah **Hari Kiamat**, yaitu saat manusia berdiri di hadapan Allah untuk menerima balasan atas setiap amal perbuatannya. Bagi yang mendustakan kebenaran,ι£δΈε€© adalah hari yang penuh kesengsaraan dan kerugian abadi.
---
### Pelajaran Utama
- **Peringatan Keras dari Allah:** Ayat ini menunjukkan betapa seriusnya Allah dalam memperingatkan manusia tentang akibat dari mendustakan kebenaran.
- **Kesempatan untuk Berubah:** Ayat ini mengisyaratkan bahwa manusia diberi kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki diri selama di dunia. Namun, jika tetap enggan berubah, maka celaka lah mereka di hari kiamat.
- **Nilai Tanggung Jawab:** Setiap manusia bertanggung jawab atas pilihan hidupnya. Mendustakan kebenaran bukan hanya soal ucapan, tetapi juga sikap dan tindakan yang bertentangan dengan petunjuk Allah.
- **Harus ada Keseimbangan antara Iman dan Amal:** Cukup percaya saja tidak cukup, iman harus dibuktikan dengan amal saleh dan ketundukan kepada Allah.
---
### Rujukan
- **Al-Qur'an** β Surah Al-MursalΔt [77]: 49.
- **Terjemahan Indonesia** (Kementerian Agama RI).
- **Tafsir Kemenag** β Penjelasan tentang ancaman bagi yang mendustakan kebenaran dan tetap dalam kekufuran.
Ayat ini merupakan bagian dari Surah Al-MursalΔt (Surah ke-77), ayat 49. Setelah Allah menyebutkan berbagai tanda kebesaran-Nya dan tantangan kepada manusia untuk memikirkan ciptaan-Nya, ayat ini ditutup dengan peringatan keras bahwa **"Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran)."**
Maksudnya, kecelakaan atau kerugian besar akan menimpa orang-orang yang:
- Membantah tanda-tanda kekuasaan Allah.
- Tetap dalam kekufuran meskipun sudah diberi peringatan.
- Tidak mau mengubah sikap dan karakter mereka.
- Mengingkari hari kebangkitan dan hari pembalasan.
Hari yang dimaksud adalah **Hari Kiamat**, yaitu saat manusia berdiri di hadapan Allah untuk menerima balasan atas setiap amal perbuatannya. Bagi yang mendustakan kebenaran,ι£δΈε€© adalah hari yang penuh kesengsaraan dan kerugian abadi.
---
### Pelajaran Utama
- **Peringatan Keras dari Allah:** Ayat ini menunjukkan betapa seriusnya Allah dalam memperingatkan manusia tentang akibat dari mendustakan kebenaran.
- **Kesempatan untuk Berubah:** Ayat ini mengisyaratkan bahwa manusia diberi kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki diri selama di dunia. Namun, jika tetap enggan berubah, maka celaka lah mereka di hari kiamat.
- **Nilai Tanggung Jawab:** Setiap manusia bertanggung jawab atas pilihan hidupnya. Mendustakan kebenaran bukan hanya soal ucapan, tetapi juga sikap dan tindakan yang bertentangan dengan petunjuk Allah.
- **Harus ada Keseimbangan antara Iman dan Amal:** Cukup percaya saja tidak cukup, iman harus dibuktikan dengan amal saleh dan ketundukan kepada Allah.
---
### Rujukan
- **Al-Qur'an** β Surah Al-MursalΔt [77]: 49.
- **Terjemahan Indonesia** (Kementerian Agama RI).
- **Tafsir Kemenag** β Penjelasan tentang ancaman bagi yang mendustakan kebenaran dan tetap dalam kekufuran.
π Referensi
Quran Server Kitabmu
QS Al-Mursalat ayat 24
π Al-Qur'an
π Tafsir Kemenag
π€ Kecerdasan Artifisial
π Kitabmu.com