Tafsir AI
QS Al-Jinn : 3
AI Online
Ayat Al-Qur'an
وَّاَنَّهٗ تَعٰلٰى جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَّلَا وَلَدًاۖ
dan sesungguhnya Mahatinggi keagungan Tuhan kami, Dia tidak beristri dan tidak beranak.”
🤖
Kitabmu AI
Tafsir AI
### Penjelasan
Ayat ini merupakan bagian dari pernyataan para jin yang beriman kepada Al-Quran. Mereka menegaskan bahwa Allah Swt. Mahatinggi keagungan-Nya, sehingga mustahil Dia memiliki istri atau anak. Konsep memiliki pasangan dan keturunan merupakan kebutuhan dan sifat yang hanya berlaku bagi makhluk, khususnya manusia, sebagaimana firman Allah dalam Surah ar-Rum/30: 21 yang menyebutkan bahwa Allah menciptakan pasangan-pasangan bagi manusia agar mereka merasa tenteram. Menyamakan Allah dengan makhluk dalam hal ini adalah bentuk kekeliruan besar yang harus disucikan dari pemahaman tentang ketuhanan-Nya.
### Pelajaran Utama
- **Menyucikan Allah dari sifat-sifat makhluk**: Allah Swt. tidak membutuhkan pasangan atau keturunan, karena hal itu adalah keterbatasan makhluk, bukan kesempurnaan Ilahi.
- **Menolak segala bentuk penuhanan terhadap selain Allah**: Memiliki istri dan anak merupakan ciri makhluk, sehingga jika ada yang menisbatkan hal itu kepada Allah, itu termasuk menyekutukan-Nya.
- **Memurnikan tauhid**: Tauhid yang sempurna menuntut keyakinan bahwa Allah Mahabebas dari segala kebutuhan, kekurangan, dan sifat-sifat yang menyerupai makhluk.
### Rujukan
- **Tafsir Kemenag** (Kementerian Agama RI)
Ayat ini merupakan bagian dari pernyataan para jin yang beriman kepada Al-Quran. Mereka menegaskan bahwa Allah Swt. Mahatinggi keagungan-Nya, sehingga mustahil Dia memiliki istri atau anak. Konsep memiliki pasangan dan keturunan merupakan kebutuhan dan sifat yang hanya berlaku bagi makhluk, khususnya manusia, sebagaimana firman Allah dalam Surah ar-Rum/30: 21 yang menyebutkan bahwa Allah menciptakan pasangan-pasangan bagi manusia agar mereka merasa tenteram. Menyamakan Allah dengan makhluk dalam hal ini adalah bentuk kekeliruan besar yang harus disucikan dari pemahaman tentang ketuhanan-Nya.
### Pelajaran Utama
- **Menyucikan Allah dari sifat-sifat makhluk**: Allah Swt. tidak membutuhkan pasangan atau keturunan, karena hal itu adalah keterbatasan makhluk, bukan kesempurnaan Ilahi.
- **Menolak segala bentuk penuhanan terhadap selain Allah**: Memiliki istri dan anak merupakan ciri makhluk, sehingga jika ada yang menisbatkan hal itu kepada Allah, itu termasuk menyekutukan-Nya.
- **Memurnikan tauhid**: Tauhid yang sempurna menuntut keyakinan bahwa Allah Mahabebas dari segala kebutuhan, kekurangan, dan sifat-sifat yang menyerupai makhluk.
### Rujukan
- **Tafsir Kemenag** (Kementerian Agama RI)
📚 Referensi
Quran Server Kitabmu
QS Al-Jinn ayat 3
📖 Al-Qur'an
📚 Tafsir Kemenag
🤖 Kecerdasan Artifisial
🕌 Kitabmu.com