Tafsir AI
QS Al-Ma'arij : 1
AI Online
Ayat Al-Qur'an
سَاَلَ سَاۤىِٕلٌۢ بِعَذَابٍ وَّاقِعٍۙ
Seseorang bertanya tentang azab yang pasti terjadi,
🤖
Kitabmu AI
Tafsir AI
### Penjelasan
Ayat ini merupakan pembuka Surah Al-Ma'arij. Menurut Tafsir Kemenag, ayat ini menanggapi permintaan orang-orang musyrik Mekah, seperti an-Nadhr bin al-Harits, yang meminta agar azab yang dijanjikan Allah segera diturunkan kepada mereka, sebagai bentuk tantangan dan ejekan terhadap Nabi Muhammad ﷺ.
Allah menjawab bahwa azab yang dijanjikan itu **pasti akan terjadi** dan tidak bisa dihindari, baik diminta maupun tidak diminta. Azab tersebut merupakan ketetapan Allah (*sunatullah*) yang akan menimpa setiap orang kafir yang ingkar kepada-Nya.
### Pelajaran Utama
- **Azab Allah adalah kepastian.** Tidak ada satu pun yang bisa menolak atau menghindarinya ketika Allah sudah menetapkan waktunya.
- **Jangan pernah menantang Allah.** Permintaan an-Nadhr bin al-Harits merupakan bentuk kesombongan dan kekufuran yang justru menjadi bukti kebenaran ancaman Allah.
- **Kesabaran dalam berdakwah.** Nabi Muhammad ﷺ menghadapi ejekan dan tantangan, namun Allah memberikan ketegasan bahwa kebenaran pada akhirnya akan menang.
- **Sunatullah berlaku konsisten.** Siapa yang memilih kekufuran, maka konsekuensinya adalah azab—bukan karena keinginan manusia, tetapi karena ketentuan Allah.
### Rujukan
- Tafsir Kemenag (Surah Al-Ma'arij [70] ayat 1)
Ayat ini merupakan pembuka Surah Al-Ma'arij. Menurut Tafsir Kemenag, ayat ini menanggapi permintaan orang-orang musyrik Mekah, seperti an-Nadhr bin al-Harits, yang meminta agar azab yang dijanjikan Allah segera diturunkan kepada mereka, sebagai bentuk tantangan dan ejekan terhadap Nabi Muhammad ﷺ.
Allah menjawab bahwa azab yang dijanjikan itu **pasti akan terjadi** dan tidak bisa dihindari, baik diminta maupun tidak diminta. Azab tersebut merupakan ketetapan Allah (*sunatullah*) yang akan menimpa setiap orang kafir yang ingkar kepada-Nya.
### Pelajaran Utama
- **Azab Allah adalah kepastian.** Tidak ada satu pun yang bisa menolak atau menghindarinya ketika Allah sudah menetapkan waktunya.
- **Jangan pernah menantang Allah.** Permintaan an-Nadhr bin al-Harits merupakan bentuk kesombongan dan kekufuran yang justru menjadi bukti kebenaran ancaman Allah.
- **Kesabaran dalam berdakwah.** Nabi Muhammad ﷺ menghadapi ejekan dan tantangan, namun Allah memberikan ketegasan bahwa kebenaran pada akhirnya akan menang.
- **Sunatullah berlaku konsisten.** Siapa yang memilih kekufuran, maka konsekuensinya adalah azab—bukan karena keinginan manusia, tetapi karena ketentuan Allah.
### Rujukan
- Tafsir Kemenag (Surah Al-Ma'arij [70] ayat 1)
📚 Referensi
Quran Server Kitabmu
QS Al-Ma'arij ayat 1
📖 Al-Qur'an
📚 Tafsir Kemenag
🤖 Kecerdasan Artifisial
🕌 Kitabmu.com