Tafsir AI
QS At-Tur : 49
AI Online
Ayat Al-Qur'an
ΩΩΩ
ΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩΨ³ΩΨ¨ΩΩΨΩΩΩ ΩΩΨ§ΩΨ―ΩΨ¨ΩΨ§Ψ±Ω Ψ§ΩΩΩΩΨ¬ΩΩΩΩ
Ω ΰ£
dan pada sebagian malam bertasbihlah kepada-Nya dan (juga) pada waktu terbenamnya bintang-bintang (pada waktu fajar).
π€
Kitabmu AI
Tafsir AI
### Penjelasan
Ayat ini merupakan bagian dari surat Al-Insan (QS. 76: 26) yang memerintahkan Rasulullah ο·Ί β dan juga umatnya β untuk bertasbih (mendekatkan diri dengan ibadah) kepada Allah pada **sebagian malam**, serta di waktu **terbenamnya bintang-bintang** (yaitu waktu menjelang Subuh/fajar).
Secara bahasa:
- **ΩΩΩ ΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ** β "dan pada sebagian malam"
- **ΩΩΨ³ΩΨ¨ΩΩΨΩΩΩ** β "maka bertasbihlah kepada-Nya" (bentuk perintah untuk ibadah, khususnya salat malam)
- **ΩΩΨ§ΩΨ―ΩΨ¨ΩΨ§Ψ±Ω Ψ§ΩΩΩΩΨ¬ΩΩΩΩ Ω** β "dan (di waktu) terbenamnya bintang-bintang", maksudnya waktu fajar/subuh
Menurut Tafsir Kemenag, perintah "bertasbih" di sini dipahami luas, mencakup:
1. **Salat malam** (termasuk salat Tahajud, sebagaimana disebut dalam QS. Al-Isra: 79),
2. **Salat Isya**,
3. **Salat Subuh**,
4. **Membaca dzikir/tasbih**,
Ibadah malam dipilih karena terasa lebih berat, lebih ikhlas, dan lebih jauh dari unsurriya (pamer).
---
### Pelajaran Utama
- **Konsistensi ibadah di dua waktu utama** β malam (salat Tahajud) dan fajar (salat Subuh) β keduanya merupakan waktu yang disaksikan oleh malaikat dan memiliki keistimewaan tersendiri.
- **Salat Tahajud memiliki kedudukan mulia**, karena dilakukan di saat orang lain tidur dan dunia terasa sepi, sehingga lebih murni niatnya.
- **Menghidupkan waktu Subuh dengan ibadah** sangat ditekankan dalam Islam; Rasulullah ο·Ί bersabda bahwa shalat dua rakaat sebelum Subuh lebih dicintai Allah daripada dunia seisinya (HR. Muslim).
- **Dzikir dan tasbih** bukan sekadar ucapan, tetapi sarana mendekatkan diri kepada Allah kapan saja, terutama di waktu-waktu sunyi.
- **Ibadah bukan hanya untuk dilihat manusia**, tetapi untuk ketulusan hati di hadapan Allah.
---
### Rujukan
- **Al-Qur'an**, QS. Al-Insan (76): 26.
- **Tafsir Kemenag** (Kementerian Agama RI) β QS. Al-Insan (76): 26.
- **Tafsir Kemenag** merujuk secara silang dengan QS. Al-Isra (17): 79.
> *Catatan: Sumber Tafsir Al-Manar, Tarjih Muhammadiyah, dan Ibnu Taimiyyah tidak tersedia dalam konteks yang diberikan, sehingga tidak digunakan.*
Ayat ini merupakan bagian dari surat Al-Insan (QS. 76: 26) yang memerintahkan Rasulullah ο·Ί β dan juga umatnya β untuk bertasbih (mendekatkan diri dengan ibadah) kepada Allah pada **sebagian malam**, serta di waktu **terbenamnya bintang-bintang** (yaitu waktu menjelang Subuh/fajar).
Secara bahasa:
- **ΩΩΩ ΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ** β "dan pada sebagian malam"
- **ΩΩΨ³ΩΨ¨ΩΩΨΩΩΩ** β "maka bertasbihlah kepada-Nya" (bentuk perintah untuk ibadah, khususnya salat malam)
- **ΩΩΨ§ΩΨ―ΩΨ¨ΩΨ§Ψ±Ω Ψ§ΩΩΩΩΨ¬ΩΩΩΩ Ω** β "dan (di waktu) terbenamnya bintang-bintang", maksudnya waktu fajar/subuh
Menurut Tafsir Kemenag, perintah "bertasbih" di sini dipahami luas, mencakup:
1. **Salat malam** (termasuk salat Tahajud, sebagaimana disebut dalam QS. Al-Isra: 79),
2. **Salat Isya**,
3. **Salat Subuh**,
4. **Membaca dzikir/tasbih**,
Ibadah malam dipilih karena terasa lebih berat, lebih ikhlas, dan lebih jauh dari unsurriya (pamer).
---
### Pelajaran Utama
- **Konsistensi ibadah di dua waktu utama** β malam (salat Tahajud) dan fajar (salat Subuh) β keduanya merupakan waktu yang disaksikan oleh malaikat dan memiliki keistimewaan tersendiri.
- **Salat Tahajud memiliki kedudukan mulia**, karena dilakukan di saat orang lain tidur dan dunia terasa sepi, sehingga lebih murni niatnya.
- **Menghidupkan waktu Subuh dengan ibadah** sangat ditekankan dalam Islam; Rasulullah ο·Ί bersabda bahwa shalat dua rakaat sebelum Subuh lebih dicintai Allah daripada dunia seisinya (HR. Muslim).
- **Dzikir dan tasbih** bukan sekadar ucapan, tetapi sarana mendekatkan diri kepada Allah kapan saja, terutama di waktu-waktu sunyi.
- **Ibadah bukan hanya untuk dilihat manusia**, tetapi untuk ketulusan hati di hadapan Allah.
---
### Rujukan
- **Al-Qur'an**, QS. Al-Insan (76): 26.
- **Tafsir Kemenag** (Kementerian Agama RI) β QS. Al-Insan (76): 26.
- **Tafsir Kemenag** merujuk secara silang dengan QS. Al-Isra (17): 79.
> *Catatan: Sumber Tafsir Al-Manar, Tarjih Muhammadiyah, dan Ibnu Taimiyyah tidak tersedia dalam konteks yang diberikan, sehingga tidak digunakan.*
π Referensi
Quran Server Kitabmu
QS At-Tur ayat 49
π Al-Qur'an
π Tafsir Kemenag
π€ Kecerdasan Artifisial
π Kitabmu.com