Tafsir AI
QS Az-Zariyat : 37
AI Online
Ayat Al-Qur'an
وَتَرَكْنَا فِيْهَآ اٰيَةً لِّلَّذِيْنَ يَخَافُوْنَ الْعَذَابَ الْاَلِيْمَۗ
Dan Kami tinggalkan padanya (negeri itu) suatu tanda bagi orang-orang yang takut kepada azab yang pedih.
🤖
Kitabmu AI
Tafsir AI
### Penjelasan
Ayat ini merupakan bagian dari kisah kaum Nabi Luth AS, yang dibinasakan Allah karena melakukan perbuatan keji yang tidak pernah dilakukan oleh kaum mana pun sebelum mereka. Setelah negeri mereka dihancurkan, Allah menjelaskan bahwa bekas-bekas peristiwa itu sengaja dibiarkan tersisa sebagai **tanda peringatan** bagi orang-orang yang takut kepada azab yang pedih di akhirat.
Tanda tersebut berupa tumpukan batu yang membeku dan danau yang dikenal sebagai **Danau Tabariyah** (Laut Mati), yang hingga kini masih bisa disaksikan. Ayat ini juga mengandung pelajaran penting: jika kekufuran dan kemaksiatan sudah merajalela di suatu tempat, maka sedikitnya orang beriman tidak akan mampu menahan datangnya azab Allah. Sebaliknya, apabila mayoritas penduduknya saleh, mereka akan terpelihara dari azab, meskipun ada segelintir yang durhaka.
### Pelajaran Utama
- **Azab Allah adalah nyata:** Bekas kehancuran kaum Luth dibiarkan sebagai bukti sejarah bahwa azab Allah benar-benar terjadi, bukan sekadar cerita.
- **Tanda bagi yang bertakwa:** Pelajaran dari kehancuran kaum terdahulu hanya bermanfaat bagi orang-orang yang benar-benar takut kepada Allah; bagi yang hatinya sudah mati, peringatan apa pun tidak akan berpengaruh.
- **Kekufuran dan kemaksiatan mengundang azab:** Suatu kaum tidak akan selamat dari azab apabila kerusakan moral dan akidah sudah merata di tengah-tengah mereka.
- **Umat saleh menjadi perisai:** Keberadaan orang-orang saleh di tengah masyarakat dapat menjadi sebab terhindarnya suatu kaum dari azab Allah.
### Rujukan
- Al-Qur'an, QS. Adz-Dzariyat (51): 37
- Tafsir Kemenag (Kemenag RI)
Ayat ini merupakan bagian dari kisah kaum Nabi Luth AS, yang dibinasakan Allah karena melakukan perbuatan keji yang tidak pernah dilakukan oleh kaum mana pun sebelum mereka. Setelah negeri mereka dihancurkan, Allah menjelaskan bahwa bekas-bekas peristiwa itu sengaja dibiarkan tersisa sebagai **tanda peringatan** bagi orang-orang yang takut kepada azab yang pedih di akhirat.
Tanda tersebut berupa tumpukan batu yang membeku dan danau yang dikenal sebagai **Danau Tabariyah** (Laut Mati), yang hingga kini masih bisa disaksikan. Ayat ini juga mengandung pelajaran penting: jika kekufuran dan kemaksiatan sudah merajalela di suatu tempat, maka sedikitnya orang beriman tidak akan mampu menahan datangnya azab Allah. Sebaliknya, apabila mayoritas penduduknya saleh, mereka akan terpelihara dari azab, meskipun ada segelintir yang durhaka.
### Pelajaran Utama
- **Azab Allah adalah nyata:** Bekas kehancuran kaum Luth dibiarkan sebagai bukti sejarah bahwa azab Allah benar-benar terjadi, bukan sekadar cerita.
- **Tanda bagi yang bertakwa:** Pelajaran dari kehancuran kaum terdahulu hanya bermanfaat bagi orang-orang yang benar-benar takut kepada Allah; bagi yang hatinya sudah mati, peringatan apa pun tidak akan berpengaruh.
- **Kekufuran dan kemaksiatan mengundang azab:** Suatu kaum tidak akan selamat dari azab apabila kerusakan moral dan akidah sudah merata di tengah-tengah mereka.
- **Umat saleh menjadi perisai:** Keberadaan orang-orang saleh di tengah masyarakat dapat menjadi sebab terhindarnya suatu kaum dari azab Allah.
### Rujukan
- Al-Qur'an, QS. Adz-Dzariyat (51): 37
- Tafsir Kemenag (Kemenag RI)
📚 Referensi
Quran Server Kitabmu
QS Az-Zariyat ayat 37
📖 Al-Qur'an
📚 Tafsir Kemenag
🤖 Kecerdasan Artifisial
🕌 Kitabmu.com