Tafsir AI
QS An-Nisa' : 157
AI Online
Ayat Al-Qur'an
وَّقَوْلِهِمْ اِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيْحَ عِيْسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُوْلَ اللّٰهِۚ وَمَا قَتَلُوْهُ وَمَا صَلَبُوْهُ وَلٰكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ ۗوَاِنَّ الَّذِيْنَ اخْتَلَفُوْا فِيْهِ لَفِيْ شَكٍّ مِّنْهُ ۗمَا لَهُمْ بِهٖ مِنْ عِلْمٍ اِلَّا اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوْهُ يَقِيْنًاۢ ۙ
dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka, “Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,” padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa. Sesungguhnya mereka yang berselisih pendapat tentang (pembunuhan) Isa, selalu dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka benar-benar tidak tahu (siapa sebenarnya yang dibunuh itu), melainkan mengikuti persangkaan belaka, jadi mereka tidak yakin telah membunuhnya.
🤖
Kitabmu AI
Tafsir AI### Penjelasan
Ayat ini adalah bagian dari Al-Quran yang membantah tuntutan orang Yahudi yang mengklaim telah membunuh Nabi Isa al-Masih (Yesus), putri Maryam, yang diakui sebagai Rasul Allah. Ayat ini menyatakan dengan tegas bahwa klaim tersebut adalah dusta. Mereka tidak membunuh Isa, dan tidak pula menyalibnya. Sebaliknya, yang terjadi adalah orang yang diserahkan kepada mereka (dalam tafsir Kemenag disebutkan sebagai Yudas Iskariot, salah satu murid Isa) yang disamakan rupanya dengan Isa, sehingga yang dibunuh dan disalib adalah orang tersebut, bukan Isa sendiri.
Ayat ini juga menggambarkan keadaan orang yang berselisih pendapat tentang masalah ini, bahwa mereka benar-benar tidak mempunyai ilmu pengetahuan yang pasti, melainkan hanya mengikuti dugaan atau prasangka belaka, dan tidak ada keyakinan yang pasti dalam hal tersebut.
### Pelajaran Utama
- **Kedustaan dan Fitnah harus dibantah:** Ayat ini mengajarkan bahwa klaim yang tidak benar, terutama yang menyangkut para nabi dan rasul, harus dibantah dengan kebenaran yang jelas. Orang Yahudi dihukum karena ucapan yang dusta itu.
- **Keberanian dalam Membela Kebenaran:** Allah menunjukkan kebenaran dengan jelas, meskipun itu berarti membantah klaim yang sudah tersebar luas. Ini mengajarkan pentingnya untuk tidak mengikuti arus, tetapi berpegang pada kebenaran
📚 Referensi
Quran Server Kitabmu
QS An-Nisa' ayat 157
📖 Al-Qur'an
📚 Tafsir Kemenag
🤖 Kecerdasan Artifisial
🕌 Kitabmu.com