Tafsir AI
QS As-Saffat : 46
AI Online
Ayat Al-Qur'an
بَيْضَاۤءَ لَذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَۚ
(warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum.
🤖
Kitabmu AI
Tafsir AI
### Penjelasan
Ayat ini merupakan bagian dari deskripsi kenikmatan surga, khususnya dalam surat Shād (Qs. 38: 46). Setelah menggambarkan makanan dan tempat tinggal, Allah menjelaskan keadaan minuman yang disajikan di surga. Minuman tersebut berwarna putih bersih, jernih, dan sangat sedap rasanya bagi yang meminumnya.
Menurut Tafsir Kemenag, ayat ini merujuk pada khamar (minuman) surga yang keadaannya sangat berbeda dengan khamar dunia. Meskipun sama-sama disebut khamar, minuman surga:
- Tidak memabukkan
- Tidak membahayakan jasmani maupun rohani
- Sangat jernih, putih, dan harum
- Nikmat rasanya, jauh melampaui kenikmatan minuman terbaik di dunia
Tafsir Kemenag juga mengaitkannya dengan QS. Al-Insān/76: 17–19, yaitu minuman bercampur jahe (*zanjabil*) yang bersumber dari mata air bernama **Salsabīl**.
### Pelajaran Utama
- **Allah menyiapkan kenikmatan sempurna di surga**, tidak hanya makanan dan tempat tinggal, tetapi juga minuman yang lezat dan menyegarkan.
- **Khamar surga berbeda dengan khamar dunia**: meskipun namanya sama, sifat dan pengaruhnya bertolak belakang — tidak memabukkan, tidak merusak, melainkan menyehatkan dan menyegarkan.
- **Bersyukur atas kenikmatan duniawi yang halal**, karena semua itu adalah gambaran kecil dari kelezatan yang Allah siapkan di surga bagi orang bertakwa.
- **Pelajaran tentang bahasa dan makna**: Nama suatu hal tidak selalu menunjukkan sifat yang sama. Ini menunjukkan bahwa nama bukan esensi, melainkan sifat dan dampaknyalah yang menentukan.
### Rujukan
- **Al-Qur'an**, Qs. Shād/38: 46
- **Terjemahan Indonesia**
- **Tafsir Kemenag** (Kementerian Agama RI)
- **Rujukan silang**: Qs. Al-Insān/76: 17–19 (dikutip dalam Tafsir Kemenag)
Ayat ini merupakan bagian dari deskripsi kenikmatan surga, khususnya dalam surat Shād (Qs. 38: 46). Setelah menggambarkan makanan dan tempat tinggal, Allah menjelaskan keadaan minuman yang disajikan di surga. Minuman tersebut berwarna putih bersih, jernih, dan sangat sedap rasanya bagi yang meminumnya.
Menurut Tafsir Kemenag, ayat ini merujuk pada khamar (minuman) surga yang keadaannya sangat berbeda dengan khamar dunia. Meskipun sama-sama disebut khamar, minuman surga:
- Tidak memabukkan
- Tidak membahayakan jasmani maupun rohani
- Sangat jernih, putih, dan harum
- Nikmat rasanya, jauh melampaui kenikmatan minuman terbaik di dunia
Tafsir Kemenag juga mengaitkannya dengan QS. Al-Insān/76: 17–19, yaitu minuman bercampur jahe (*zanjabil*) yang bersumber dari mata air bernama **Salsabīl**.
### Pelajaran Utama
- **Allah menyiapkan kenikmatan sempurna di surga**, tidak hanya makanan dan tempat tinggal, tetapi juga minuman yang lezat dan menyegarkan.
- **Khamar surga berbeda dengan khamar dunia**: meskipun namanya sama, sifat dan pengaruhnya bertolak belakang — tidak memabukkan, tidak merusak, melainkan menyehatkan dan menyegarkan.
- **Bersyukur atas kenikmatan duniawi yang halal**, karena semua itu adalah gambaran kecil dari kelezatan yang Allah siapkan di surga bagi orang bertakwa.
- **Pelajaran tentang bahasa dan makna**: Nama suatu hal tidak selalu menunjukkan sifat yang sama. Ini menunjukkan bahwa nama bukan esensi, melainkan sifat dan dampaknyalah yang menentukan.
### Rujukan
- **Al-Qur'an**, Qs. Shād/38: 46
- **Terjemahan Indonesia**
- **Tafsir Kemenag** (Kementerian Agama RI)
- **Rujukan silang**: Qs. Al-Insān/76: 17–19 (dikutip dalam Tafsir Kemenag)
📚 Referensi
Quran Server Kitabmu
QS As-Saffat ayat 46
📖 Al-Qur'an
📚 Tafsir Kemenag
🤖 Kecerdasan Artifisial
🕌 Kitabmu.com