Tafsir AI
QS Asy-Syu'ara' : 147
AI Online
Ayat Al-Qur'an
فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ ۙ
di dalam kebun-kebun dan mata air,
🤖
Kitabmu AI
Tafsir AI
### Penjelasan
Ayat “فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ ۙ” (di dalam kebun‑kebun dan mata air) menggambarkan nikmat‑nikmat Allah yang diberikan kepada kaum Samud: kehidupan yang tenang di negeri mereka, lahan subur, sumber air yang melimpah, serta kemampuan memahat gunung batu untuk tempat tinggal. Tafsir Kemenag menjelaskan bahwa keberkahan ini seharusnya membuat mereka bersyukur, namun justru mereka sombong dan menganggap kemakmuran itu hasil usaha sendiri saja, sehingga mereka mengingkari hari Kiamat.
### Pelajaran Utama
- Nikmat Allah berupa keamanan, kesuburan lahan, dan air bersih adalah anugrah yang harus disyukuri.
- Kemampuan manusia untuk memanipulasi alam (misalnya memahat batu) adalah hasil akal dan teknologi yang diberikan Allah, bukan dasar untuk sombong atau mengingkari kehakiman-Nya.
- Sombong mengabaikan sumber nikmat dapat mengakibatkan lupa akan akhirat dan menimbulkan malapetaka, seperti yang terjadi pada kaum Samud.
### Rujukan
- Al‑Qur’an, surat yang mengandung ayat “فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ ۙ” (terjemahan: di dalam kebun‑kebun dan mata air).
- Tafsir Kemenag (penjelasan atas ayat tersebut).
Ayat “فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ ۙ” (di dalam kebun‑kebun dan mata air) menggambarkan nikmat‑nikmat Allah yang diberikan kepada kaum Samud: kehidupan yang tenang di negeri mereka, lahan subur, sumber air yang melimpah, serta kemampuan memahat gunung batu untuk tempat tinggal. Tafsir Kemenag menjelaskan bahwa keberkahan ini seharusnya membuat mereka bersyukur, namun justru mereka sombong dan menganggap kemakmuran itu hasil usaha sendiri saja, sehingga mereka mengingkari hari Kiamat.
### Pelajaran Utama
- Nikmat Allah berupa keamanan, kesuburan lahan, dan air bersih adalah anugrah yang harus disyukuri.
- Kemampuan manusia untuk memanipulasi alam (misalnya memahat batu) adalah hasil akal dan teknologi yang diberikan Allah, bukan dasar untuk sombong atau mengingkari kehakiman-Nya.
- Sombong mengabaikan sumber nikmat dapat mengakibatkan lupa akan akhirat dan menimbulkan malapetaka, seperti yang terjadi pada kaum Samud.
### Rujukan
- Al‑Qur’an, surat yang mengandung ayat “فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ ۙ” (terjemahan: di dalam kebun‑kebun dan mata air).
- Tafsir Kemenag (penjelasan atas ayat tersebut).
📚 Referensi
Quran Server Kitabmu
QS Asy-Syu'ara' ayat 147
📖 Al-Qur'an
📚 Tafsir Kemenag
🤖 Kecerdasan Artifisial
🕌 Kitabmu.com