Tafsir AI
QS Taha : 87
AI Online
Ayat Al-Qur'an
قَالُوْا مَآ اَخْلَفْنَا مَوْعِدَكَ بِمَلْكِنَا وَلٰكِنَّا حُمِّلْنَآ اَوْزَارًا مِّنْ زِيْنَةِ الْقَوْمِ فَقَذَفْنٰهَا فَكَذٰلِكَ اَلْقَى السَّامِرِيُّ ۙ
Mereka berkata, “Kami tidak melanggar perjanjianmu dengan kemauan kami sendiri, tetapi kami harus membawa beban berat dari perhiasan kaum (Fir‘aun) itu, kemudian kami melemparkannya (ke dalam api), dan demikian pula Samiri melemparkannya,
🤖
Kitabmu AI
Tafsir AI
### Penjelasan
Ayat ini menceritakan jawaban kaum Bani Israil kepada Nabi Musa setelah mereka terjerumus menyembah anak sapi buatan Samiri. Mereka mengaku tidak sengaja mengingkari janji setia kepada Musa, melainkan karena dibujuk dan dipaksa oleh Samiri yang membebani mereka membawa perhiasan kaum Fir‘aun, lalu melemparkannya ke dalam api sebagaimana yang dilakukan Samiri untuk membuat berhala anak sapi tersebut.
### Pelajaran Utama
- Kaum Bani Israil mengakui kesalahan mereka bukan murni kehendak sendiri, tetapi karena pengaruh orang lain (Samiri) yang memperdaya mereka.
- Menunjukkan bahaya bujuk rayu dan pengaruh negatif dari pemimpin atau tokoh yang sesat.
- Nilai keislaman: seorang Muslim hendaknya waspada terhadap pengaruh buruk, memegang teguh janji kepada pemimpin yang benar, dan tidak mudah terbawa arus syirik atau kesesatan.
### Rujukan
- Al-Quran (Teks Ayat)
- Terjemahan Indonesia (Tafsir Kemenag, terjemahan ayat)
- Tafsir Kemenag
Ayat ini menceritakan jawaban kaum Bani Israil kepada Nabi Musa setelah mereka terjerumus menyembah anak sapi buatan Samiri. Mereka mengaku tidak sengaja mengingkari janji setia kepada Musa, melainkan karena dibujuk dan dipaksa oleh Samiri yang membebani mereka membawa perhiasan kaum Fir‘aun, lalu melemparkannya ke dalam api sebagaimana yang dilakukan Samiri untuk membuat berhala anak sapi tersebut.
### Pelajaran Utama
- Kaum Bani Israil mengakui kesalahan mereka bukan murni kehendak sendiri, tetapi karena pengaruh orang lain (Samiri) yang memperdaya mereka.
- Menunjukkan bahaya bujuk rayu dan pengaruh negatif dari pemimpin atau tokoh yang sesat.
- Nilai keislaman: seorang Muslim hendaknya waspada terhadap pengaruh buruk, memegang teguh janji kepada pemimpin yang benar, dan tidak mudah terbawa arus syirik atau kesesatan.
### Rujukan
- Al-Quran (Teks Ayat)
- Terjemahan Indonesia (Tafsir Kemenag, terjemahan ayat)
- Tafsir Kemenag
📚 Referensi
Quran Server Kitabmu
QS Taha ayat 87
📖 Al-Qur'an
📚 Tafsir Kemenag
🤖 Kecerdasan Artifisial
🕌 Kitabmu.com