Tafsir AI
QS Al-Baqarah : 27
AI Online
Ayat Al-Qur'an
الَّذِيْنَ يَنْقُضُوْنَ عَهْدَ اللّٰهِ مِنْۢ بَعْدِ مِيْثَاقِهٖۖ وَيَقْطَعُوْنَ مَآ اَمَرَ اللّٰهُ بِهٖٓ اَنْ يُّوْصَلَ وَيُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ
(yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah setelah (perjanjian) itu diteguhkan, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah untuk disambungkan dan berbuat kerusakan di bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi.
🤖
Kitabmu AI
Tafsir AI
### Penjelasan
Ayat ini (QS. Al-Baqarah/2: 27) menggambarkan sifat-sifat orang fasik dan orang kafir, yaitu mereka yang:
1. **Melanggar perjanjian dengan Allah** setelah perjanjian itu diteguhkan. Dalam konteks tafsir Kemenag, "perjanjian" ini merujuk pada fitrah manusia untuk beriman kepada Allah, malaikat, rasul, kitab-kitab, hari akhir, dan qada-qadar-Nya. Allah telah memberikan akal, pikiran, dan anggota tubuh sebagai bekal untuk menjaga perjanjian itu, namun orang-orang fasik memilih untuk mengingkarinya.
2. **Memutuskan apa yang diperintahkan Allah untuk disambungkan**, seperti memutus silaturrahim, membeda-bedakan para nabi dan rasul (mengimani sebagian dan mengingkari sebagian lain), serta mengubah atau menghapus isi kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada para rasul.
3. **Berbuat kerusakan di bumi** dengan cara tidak beriman, menghalangi orang lain beriman, memperolok-olok kebenaran, merusak akidah, dan merusak alam serta lingkungan hidup.
Allah menegaskan bahwa mereka yang memiliki sifat-sifat tersebut adalah **orang-orang yang rugi**, rugi di dunia karena perilaku mereka, dan rugi di akhirat dengan mendapat kemarahan Allah.
### Pelajaran Utama
- **Menjaga perjanjian dengan Allah** adalah kewajiban setiap Muslim, termasuk menjaga keimanan kepada seluruh rukun iman.
- **Silaturrahim dan persatuan** adalah perintah Allah yang harus dijaga; memutuskannya termasuk perbuatan tercela.
- **Mengimani seluruh rasul dan kitab Allah** adalah bagian dari iman; membeda-bedakan sebagian dari sebagian lainnya adalah bentuk pelanggaran.
- **Merusak bumi** — baik dalam bentuk kerusakan akidah, moral, maupun lingkungan — adalah perbuatan yang sangat dimurkai Allah.
- **Kerugian orang fasik** bersifat ganda: rugi di dunia dan lebih besar lagi ruginya di akhirat.
### Rujukan
- **Al-Quran**: QS. Al-Baqarah/2: 27
- **Tafsir Kemenag** (Kementerian Agama Republik Indonesia)
- **Ayat terkait** yang dirujuk dalam Tafsir Kemenag:
- QS. Al-A'raf/7: 179
- QS. An-Nisa'/4: 1
- QS. Al-Baqarah/2: 285
*Catatan: Tafsir Al-Manar, Tarjih Muhammadiyah, dan Ibnu Taimiyyah tidak tersedia dalam konteks yang diberikan, sehingga tidak digunakan sebagai rujukan.*
Ayat ini (QS. Al-Baqarah/2: 27) menggambarkan sifat-sifat orang fasik dan orang kafir, yaitu mereka yang:
1. **Melanggar perjanjian dengan Allah** setelah perjanjian itu diteguhkan. Dalam konteks tafsir Kemenag, "perjanjian" ini merujuk pada fitrah manusia untuk beriman kepada Allah, malaikat, rasul, kitab-kitab, hari akhir, dan qada-qadar-Nya. Allah telah memberikan akal, pikiran, dan anggota tubuh sebagai bekal untuk menjaga perjanjian itu, namun orang-orang fasik memilih untuk mengingkarinya.
2. **Memutuskan apa yang diperintahkan Allah untuk disambungkan**, seperti memutus silaturrahim, membeda-bedakan para nabi dan rasul (mengimani sebagian dan mengingkari sebagian lain), serta mengubah atau menghapus isi kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada para rasul.
3. **Berbuat kerusakan di bumi** dengan cara tidak beriman, menghalangi orang lain beriman, memperolok-olok kebenaran, merusak akidah, dan merusak alam serta lingkungan hidup.
Allah menegaskan bahwa mereka yang memiliki sifat-sifat tersebut adalah **orang-orang yang rugi**, rugi di dunia karena perilaku mereka, dan rugi di akhirat dengan mendapat kemarahan Allah.
### Pelajaran Utama
- **Menjaga perjanjian dengan Allah** adalah kewajiban setiap Muslim, termasuk menjaga keimanan kepada seluruh rukun iman.
- **Silaturrahim dan persatuan** adalah perintah Allah yang harus dijaga; memutuskannya termasuk perbuatan tercela.
- **Mengimani seluruh rasul dan kitab Allah** adalah bagian dari iman; membeda-bedakan sebagian dari sebagian lainnya adalah bentuk pelanggaran.
- **Merusak bumi** — baik dalam bentuk kerusakan akidah, moral, maupun lingkungan — adalah perbuatan yang sangat dimurkai Allah.
- **Kerugian orang fasik** bersifat ganda: rugi di dunia dan lebih besar lagi ruginya di akhirat.
### Rujukan
- **Al-Quran**: QS. Al-Baqarah/2: 27
- **Tafsir Kemenag** (Kementerian Agama Republik Indonesia)
- **Ayat terkait** yang dirujuk dalam Tafsir Kemenag:
- QS. Al-A'raf/7: 179
- QS. An-Nisa'/4: 1
- QS. Al-Baqarah/2: 285
*Catatan: Tafsir Al-Manar, Tarjih Muhammadiyah, dan Ibnu Taimiyyah tidak tersedia dalam konteks yang diberikan, sehingga tidak digunakan sebagai rujukan.*
📚 Referensi
Quran Server Kitabmu
QS Al-Baqarah ayat 27
📖 Al-Qur'an
📚 Tafsir Kemenag
🤖 Kecerdasan Artifisial
🕌 Kitabmu.com