Tafsir AI
QS Al-Baqarah : 167
AI Online
Ayat Al-Qur'an
وَقَالَ الَّذِيْنَ اتَّبَعُوْا لَوْ اَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَتَبَرَّاَ مِنْهُمْ ۗ كَمَا تَبَرَّءُوْا مِنَّا ۗ كَذٰلِكَ يُرِيْهِمُ اللّٰهُ اَعْمَالَهُمْ حَسَرٰتٍ عَلَيْهِمْ ۗ وَمَا هُمْ بِخَارِجِيْنَ مِنَ النَّارِ ࣖ
Dan orang-orang yang mengikuti berkata, “Sekiranya kami mendapat kesempatan (kembali ke dunia), tentu kami akan berlepas tangan dari mereka, sebagaimana mereka berlepas tangan dari kami.” Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal per-buatan mereka yang menjadi penyesalan mereka. Dan mereka tidak akan keluar dari api neraka.
🤖
Kitabmu AI
Tafsir AI
### Penjelasan
Ayat ini menggambarkan suasana di akhirat ketika orang-orang yang dahulu mengikuti pemimpin, tokoh, atau berhala yang sesat, ingin diberikan kesempatan kembali ke dunia. Mereka ingin berlepas diri dari orang-orang yang mereka ikuti, sebagaimana orang-orang yang mereka ikuti itu juga berlepas tangan dari mereka di hadapan Allah.
Perbuatan mereka semasa di dunia — mengikuti kesesatan, menyembah selain Allah, dan membenarkan kebatilan — akan dipertontonkan kembali oleh Allah, sehingga mereka menyesal mendalam. Namun, penyesalan ini sudah tidak berguna lagi karena mereka tidak akan bisa keluar dari neraka.
Dengan kata lain, ayat ini menegaskan:
- **Keputusasaan total** orang kafir di akhirat.
- **Sifat penting amal di dunia**, karena tidak ada kesempatan kedua.
- **Keadilan Allah** yang memperlihatkan akibat buruk amal perbuatan sendiri kepada pelakunya.
### Pelajaran Utama
- **Tidak ada peluang kedua di akhirat.** Amal baik harus diperjuangkan di dunia sekarang.
- **Ikut-ikutan tanpa ilmu bisa berakhir dengan penyesalan.** Memilih pemimpin, keyakinan, dan ajaran harus berdasarkan pemahaman, bukan sekadar ikut-ikutan.
- **Penyesalan yang terlambat tidak bermanfaat.** Kesadaran dan tobat harus dimulai sejak hidup, bukan setelah ajal tiba.
- **Allah memperlihatkan kebenaran di akhirat.** Apa yang dahulu tampak benar menurut mereka, akan terlihat jelas sebagai kesesatan.
### Rujukan
- **Al-Quran** (Surat Al-Baqarah ayat 167)
- **Terjemahan Indonesia**
- **Tafsir Kemenag**
*(Sumber lain seperti Tafsir Al-Manar, Tarjih Muhammadiyah, dan Ibnu Taimiyyah tidak tersedia dalam konteks, sehingga tidak digunakan.)*
Ayat ini menggambarkan suasana di akhirat ketika orang-orang yang dahulu mengikuti pemimpin, tokoh, atau berhala yang sesat, ingin diberikan kesempatan kembali ke dunia. Mereka ingin berlepas diri dari orang-orang yang mereka ikuti, sebagaimana orang-orang yang mereka ikuti itu juga berlepas tangan dari mereka di hadapan Allah.
Perbuatan mereka semasa di dunia — mengikuti kesesatan, menyembah selain Allah, dan membenarkan kebatilan — akan dipertontonkan kembali oleh Allah, sehingga mereka menyesal mendalam. Namun, penyesalan ini sudah tidak berguna lagi karena mereka tidak akan bisa keluar dari neraka.
Dengan kata lain, ayat ini menegaskan:
- **Keputusasaan total** orang kafir di akhirat.
- **Sifat penting amal di dunia**, karena tidak ada kesempatan kedua.
- **Keadilan Allah** yang memperlihatkan akibat buruk amal perbuatan sendiri kepada pelakunya.
### Pelajaran Utama
- **Tidak ada peluang kedua di akhirat.** Amal baik harus diperjuangkan di dunia sekarang.
- **Ikut-ikutan tanpa ilmu bisa berakhir dengan penyesalan.** Memilih pemimpin, keyakinan, dan ajaran harus berdasarkan pemahaman, bukan sekadar ikut-ikutan.
- **Penyesalan yang terlambat tidak bermanfaat.** Kesadaran dan tobat harus dimulai sejak hidup, bukan setelah ajal tiba.
- **Allah memperlihatkan kebenaran di akhirat.** Apa yang dahulu tampak benar menurut mereka, akan terlihat jelas sebagai kesesatan.
### Rujukan
- **Al-Quran** (Surat Al-Baqarah ayat 167)
- **Terjemahan Indonesia**
- **Tafsir Kemenag**
*(Sumber lain seperti Tafsir Al-Manar, Tarjih Muhammadiyah, dan Ibnu Taimiyyah tidak tersedia dalam konteks, sehingga tidak digunakan.)*
📚 Referensi
Quran Server Kitabmu
QS Al-Baqarah ayat 167
📖 Al-Qur'an
📚 Tafsir Kemenag
🤖 Kecerdasan Artifisial
🕌 Kitabmu.com