Tafsir AI
QS Maryam : 77
AI Online
Ayat Al-Qur'an
Ψ§ΩΩΩΨ±ΩΨ§ΩΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΩΩΨ°ΩΩΩ ΩΩΩΩΨ±Ω Ψ¨ΩΨ§Ω°ΩΩ°ΨͺΩΩΩΨ§ ΩΩΩΩΨ§ΩΩ ΩΩΨ§ΩΩΩΨͺΩΩΩΩΩΩ Ω
ΩΨ§ΩΩΨ§ ΩΩΩΩΩΩΩΨ―ΩΨ§ Ϋ
Lalu apakah engkau telah melihat orang yang mengingkari ayat-ayat Kami dan dia mengatakan, βPasti aku akan diberi harta dan anak.β
π€
Kitabmu AI
Tafsir AI
### Penjelasan
Ayat ini merupakan bagian dari Surah Al-Kahfi (ayat 36) yang menceritakan tentang seorang laki-laki kafir yang dengan sombong dan angkuh mengingkari ayat-ayat Allah. Ia bahkan berani menyatakan bahwa di akhirat nanti ia akan tetap mendapatkan harta dan anak yang banyak. Ucapan tersebut sebenarnya bukan bentuk keyakinan terhadap hari kebangkitan, melainkan olok-olok dan ejekan terhadap orang-orang mukmin. Dengan kata lain, ia sengaja mempermainkan janji akhirat untuk merendahkan kaum beriman. Sikap ini menunjukkan betapa besar keangkuhan hati sehingga ia sampai mengada-adakan sesuatu yang sama sekali tidak diketahuinya, padahal ia sendiri mengingkari hal-hal yang gaib.
### Pelajaran Utama
- **Mengingkari ayat Allah adalah puncak keangkuhan**, karena menolak kebenaran yang datang dari-Nya.
- **Ucapan tentang akhirat tanpa ilmu** merupakan bentuk kedustaan terhadap sesuatu yang gaib.
- **Keimanan kepada hari akhir** adalah rukun penting yang tidak boleh dipandang sebelah mata atau dijadikan bahan ejekan.
- **Kesombongan menghalangi kebenaran**, karena orang yang angkuh lebih memilih dusta daripada tunduk pada ayat Allah.
### Rujukan
- Al-Quran: QS. Al-Kahfi [18]: 36
- Terjemahan Indonesia
- Tafsir Kemenag
Ayat ini merupakan bagian dari Surah Al-Kahfi (ayat 36) yang menceritakan tentang seorang laki-laki kafir yang dengan sombong dan angkuh mengingkari ayat-ayat Allah. Ia bahkan berani menyatakan bahwa di akhirat nanti ia akan tetap mendapatkan harta dan anak yang banyak. Ucapan tersebut sebenarnya bukan bentuk keyakinan terhadap hari kebangkitan, melainkan olok-olok dan ejekan terhadap orang-orang mukmin. Dengan kata lain, ia sengaja mempermainkan janji akhirat untuk merendahkan kaum beriman. Sikap ini menunjukkan betapa besar keangkuhan hati sehingga ia sampai mengada-adakan sesuatu yang sama sekali tidak diketahuinya, padahal ia sendiri mengingkari hal-hal yang gaib.
### Pelajaran Utama
- **Mengingkari ayat Allah adalah puncak keangkuhan**, karena menolak kebenaran yang datang dari-Nya.
- **Ucapan tentang akhirat tanpa ilmu** merupakan bentuk kedustaan terhadap sesuatu yang gaib.
- **Keimanan kepada hari akhir** adalah rukun penting yang tidak boleh dipandang sebelah mata atau dijadikan bahan ejekan.
- **Kesombongan menghalangi kebenaran**, karena orang yang angkuh lebih memilih dusta daripada tunduk pada ayat Allah.
### Rujukan
- Al-Quran: QS. Al-Kahfi [18]: 36
- Terjemahan Indonesia
- Tafsir Kemenag
π Referensi
Quran Server Kitabmu
QS Maryam ayat 77
π Al-Qur'an
π Tafsir Kemenag
π€ Kecerdasan Artifisial
π Kitabmu.com