Tafsir AI
QS Al-Hijr : 36
AI Online
Ayat Al-Qur'an
ΩΩΨ§ΩΩ Ψ±ΩΨ¨ΩΩ ΩΩΨ§ΩΩΩΨΈΩΨ±ΩΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩ°Ω ΩΩΩΩΩ
Ω ΩΩΨ¨ΩΨΉΩΨ«ΩΩΩΩΩ
Ia (Iblis) berkata, βYa Tuhanku, (kalau begitu) maka berilah penangguhan kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan.β
π€
Kitabmu AI
Tafsir AI
### Penjelasan
Ayat ini merupakan lanjutan kisah penolakan Iblis untuk bersujud kepada Nabi Adam . Setelah Allah memutuskan bahwa Iblis harus keluar dari surga karena kesombongannya, Iblis menerima hukuman itu. Namun, ia kemudian memohon kepada Allah agar umurnya ditangguhkan (diperpanjang) hingga hari kebangkitan manusia dari kubur.
Kata **ΩΩΩΩΩ Ω ΩΩΨ¨ΩΨΉΩΨ«ΩΩΩΩΩ** merujuk pada **yaumul-ba'ts**, yaitu hari ketika semua manusia dibangkitkan kembali dari alam kubur untuk menghadapi perhitungan akhirat. Permohonan ini mencerminkan tipu daya Iblis yang tetap berencana menggoda anak cucu Adam hingga hari kiamat, bukan untuk bertobat.
Menurut Tafsir Kemenag, permohonan Iblis ini dikabulkan oleh Allah. Iblis akan terus hidup sampai hari kiamat sebagai makhluk yang terus-menerus mendapat kutukan Allah.
### Pelajaran Utama
- **Kesombongan membawa kepada kejatuhan.** Iblis lebih memilih menolak perintah Allah karena merasa lebih mulia, dan akibatnya ia terjatuh dari kedudukannya.
- **Iblis bukan penyeimbang kebaikan dan kejahatan.** Ia adalah makhluk yang nyata (bukan sekadar simbol abstrak), yang tetap diberi kesempatan oleh Allah sesuai dengan hikmah-Nya.
- **Tipu daya Iblis terus berlangsung hingga hari kiamat.** Karena permohonannya dikabulkan, manusia harus selalu waspada terhadap godaan hingga akhir hayat.
- **Pengetahuan tentang yaumul-ba'ts (hari kebangkitan) menjadi pengingat penting.** Manusia wajib menyadari bahwa ada hari pembalasan di mana setiap amal akan dipertanggungjawabkan.
- **Manusia perlu memohon perlindungan kepada Allah dari godaan Iblis**, sebagaimana diajarkan dalam doa sehari-hari: *"A'udzu billahi minasy-syaithanir-rajim."*
### Rujukan
- Al-Qur'an, QS. Al-A'raf/7: 13 (dikutip dalam Tafsir Kemenag sebagai ayat pendukung konteks)
- Tafsir Kemenag (Tafsir Resmi Kementerian Agama RI)
Ayat ini merupakan lanjutan kisah penolakan Iblis untuk bersujud kepada Nabi Adam . Setelah Allah memutuskan bahwa Iblis harus keluar dari surga karena kesombongannya, Iblis menerima hukuman itu. Namun, ia kemudian memohon kepada Allah agar umurnya ditangguhkan (diperpanjang) hingga hari kebangkitan manusia dari kubur.
Kata **ΩΩΩΩΩ Ω ΩΩΨ¨ΩΨΉΩΨ«ΩΩΩΩΩ** merujuk pada **yaumul-ba'ts**, yaitu hari ketika semua manusia dibangkitkan kembali dari alam kubur untuk menghadapi perhitungan akhirat. Permohonan ini mencerminkan tipu daya Iblis yang tetap berencana menggoda anak cucu Adam hingga hari kiamat, bukan untuk bertobat.
Menurut Tafsir Kemenag, permohonan Iblis ini dikabulkan oleh Allah. Iblis akan terus hidup sampai hari kiamat sebagai makhluk yang terus-menerus mendapat kutukan Allah.
### Pelajaran Utama
- **Kesombongan membawa kepada kejatuhan.** Iblis lebih memilih menolak perintah Allah karena merasa lebih mulia, dan akibatnya ia terjatuh dari kedudukannya.
- **Iblis bukan penyeimbang kebaikan dan kejahatan.** Ia adalah makhluk yang nyata (bukan sekadar simbol abstrak), yang tetap diberi kesempatan oleh Allah sesuai dengan hikmah-Nya.
- **Tipu daya Iblis terus berlangsung hingga hari kiamat.** Karena permohonannya dikabulkan, manusia harus selalu waspada terhadap godaan hingga akhir hayat.
- **Pengetahuan tentang yaumul-ba'ts (hari kebangkitan) menjadi pengingat penting.** Manusia wajib menyadari bahwa ada hari pembalasan di mana setiap amal akan dipertanggungjawabkan.
- **Manusia perlu memohon perlindungan kepada Allah dari godaan Iblis**, sebagaimana diajarkan dalam doa sehari-hari: *"A'udzu billahi minasy-syaithanir-rajim."*
### Rujukan
- Al-Qur'an, QS. Al-A'raf/7: 13 (dikutip dalam Tafsir Kemenag sebagai ayat pendukung konteks)
- Tafsir Kemenag (Tafsir Resmi Kementerian Agama RI)
π Referensi
Quran Server Kitabmu
QS Al-Hijr ayat 36
π Al-Qur'an
π Tafsir Kemenag
π€ Kecerdasan Artifisial
π Kitabmu.com