Tafsir AI

QS Yunus : 77

AI Online
Ayat Al-Qur'an
قَالَ مُوْسٰٓى اَتَقُوْلُوْنَ لِلْحَقِّ لَمَّا جَاۤءَكُمْ ۗ اَسِحْرٌ هٰذَاۗ وَلَا يُفْلِحُ السَّاحِرُوْنَ

Musa berkata, “Pantaskah kamu mengatakan terhadap kebenaran ketika ia datang kepadamu, ‘sihirkah ini?’ Padahal para pesihir itu tidaklah mendapat kemenangan.”

🤖

Kitabmu AI

Tafsir AI
### Penjelasan
Ayat ini merupakan bantahan Nabi Musa a.s. kepada kaumnya (Bani Israil) yang menuduh mukjizat yang dibawanya sebagai sihir. Dengan tegas Musa menyatakan bahwa tidak pantas mereka menyebut kebenaran yang jelas sebagai sihir, padahal bukti-bukti yang mereka saksikan sendiri menunjukkan keesaan dan kekuasaan Allah. Nabi Musa juga menegaskan bahwa para pesihir tidak akan pernah menang, karena apa yang dibawanya bukanlah tipu daya, melainkan tanda kebesaran Allah.

### Pelajaran Utama
- **Kebenaran tidak boleh disalahartikan sebagai kebatilan.** Ketika bukti sudah jelas, menolak atau memberi label negatif terhadapnya menunjukkan kedengkian, bukan logika.
- **Sihir bersifat sementara dan pasti terbongkar.** Sebaliknya, mukjizat dan kebenaran Allah memiliki kekuatan yang abadi dan tak terkalahkan.
- **Etika berdiskusi yang baik adalah ketika dalil sudah dikemukakan, pihak lain hendaknya mengkaji dengan hati terbuka**, bukan langsung menolak dengan tuduhan.
- **Kesabaran dalam berdakwah:** Nabi Musa tetap memberikan klarifikasi dengan bijak meskipun dituduh oleh kaumnya sendiri.

### Rujukan
- Al-Quran (QS. Yūnus [10]: 77)
- Terjemahan Indonesia (Kementerian Agama RI)
- Tafsir Kemenag (Kementerian Agama RI)
📚 Referensi
Quran Server Kitabmu
QS Yunus ayat 77
📖 Al-Qur'an 📚 Tafsir Kemenag 🤖 Kecerdasan Artifisial 🕌 Kitabmu.com